Setahun yang Lalu

2008 Agustus 21
by Chic

You never said I’m leaving
You never said goodbye
You were gone before I knew it,
And only God knew why
A million times I needed you,
A million times I cried
If Love alone could have saved you,
You never would have died
In Life I loved you dearly
In death I love you still
In my heart you hold a place,
That no one could ever fill
It broke my heart to lose you,
But you didn’t go alone
For part of me went with you,
The day God took you home

sudah setahun Pa…
Teteh kangen Papa…

Ket:
Teteh= kakak perempuan dalam bahasa Sunda, panggilan saya di rumah

54 Tanggapan leave one →
  1. 2008 Agustus 21

    ditulis sambil mendengarkan Dance with My Father nya Luther Vandross

  2. 2008 Agustus 21

    udah setahun ya Chi..
    jangan sedih yaa, sekarang kan udah ada Vio :)

  3. 2008 Agustus 21

    bagus nih mbak puisinya. Jadi terenyuh. Coba mbak dipasang skalian lagu luther vandross nya sbg backsound di postingan ini. Bisa ngga ya.

  4. 2008 Agustus 21

    keempatxxxxxxxxx

  5. 2008 Agustus 21

    sooo sweettt….

  6. 2008 Agustus 21

    tetap semangat ya chic.. :)

  7. 2008 Agustus 21

    yang sabar ya mbak!

  8. 2008 Agustus 21

    wah maaf teh, ga’ bisa komen, ga’ mudheng bahasa ingris. he, he.

  9. 2008 Agustus 21

    you never walk alone…

  10. 2008 Agustus 21

    Sabar yah …. Chic tidak sendiri

  11. 2008 Agustus 21

    kalem we teh chi :)

  12. 2008 Agustus 21
    penamedan permalink

    I’ll never wanna say good bye…
    Cause I never wanna see you cry…
    Don’t be Sad…

    Salam cinta dari Sumatera Utara,
    http://www.penamedan.wordpress.com
    http://www.mybinjai.wordpress.com

    Jangan lupa mampir ya!

  13. 2008 Agustus 21

    *terharu*

  14. 2008 Agustus 21

    teh chic … teh teteh kok gak kaya teh kayanya bukan teh deh…

    heheh… gimana kabar vio???

  15. 2008 Agustus 21

    HE HAERD ALL OF YOUR VOICES.. =)

  16. 2008 Agustus 21

    o kepada papanya tah!

  17. 2008 Agustus 21

    ditulis sambil mendengarkan Dance with My Father nya Luther Vandross

    hwa… itu lagu ridu banget.. posting sambil denger itu apa gak sedih banget??

  18. 2008 Agustus 21

    waduh, lagunya bisa minta gak mba ??
    pingin denger lagunya…

  19. 2008 Agustus 21

    Be strong !! :D

  20. 2008 Agustus 21

    yang sabar aja!

  21. 2008 Agustus 21

    Stop all the clocks, cut off the telephone,
    Prevent the dog from barking with a juicy bone,
    Silence the pianos and with muffled drum
    Bring out the coffin, let the mourners come.

    Let aeroplanes circle moaning overhead
    Scribbling on the sky the message He Is Dead,
    Put crepe bows round the white necks of the public doves,
    Let the traffic policemen wear black cotton gloves.

    He was my North, my South, my East and West,
    My working week and my Sunday rest,
    My noon, my midnight, my talk, my song;
    I thought that love would last for ever: I was wrong.

    The stars are not wanted now: put out every one;
    Pack up the moon and dismantle the sun;
    Pour away the ocean and sweep up the wood.
    For nothing now can ever come to any good.

    -W.H. Auden (1907-1973)

  22. 2008 Agustus 21
    savetheforest permalink

    very meaningful..
    for deepest heart

  23. 2008 Agustus 21

    sing sabar mbak, sing sabar ( originally taken from Otomatis Romantis Movie ) :-)

  24. 2008 Agustus 21

    do’a anak yang sholehah…salah satu yang gak putus amalnya kan???
    apa kabar vio???

  25. 2008 Agustus 21

    terharu….banyak-banyak berdoa utk papanya ya…

  26. 2008 Agustus 21

    so sweet….
    pasti beliau sangat bangga padamu… :)

  27. 2008 Agustus 21

    @yu2n
    iya.. terima kasih sist :)

    @Tigis
    hosting gratisan ga bisa masang kayak gitu deh rasanya

    @thegands
    halah :twisted:

    @cK
    siyaaaap!

    @kucluk
    iya…ma kasih..

    @hendra
    memberikan kamus kepada hendra

    @tukangobatbersahaja
    liverpool banget :lol:

    @hedi
    terima kasiiiih :)

    @mastal
    nuhun… :P

    @penamedan
    hanya mengenang kok… saya sudah tidak sedih :)

    @Zam
    weeew… *menagih oleh-oleh dari Bromo*

    @yakhanu
    hahahaha.. Vio baik Om..

    @niaalive
    I believe that also… :)

    @masciput
    iyah Mas… :)

    @ridu
    sedih, tapi ga kayak dulu. saya sudah ikhlas… :)

    @mierz
    waaaah gugel aja Mas.. hehehe

    @TopiQue
    pasti! :D

    @trendy
    iya.. :)

    @akokow
    ma kasih puisinya :)

    @savetheforest
    dari hati yang paling dalam emang

    @cisthouse
    hahahaha.. bambang mode on?

    @rhainy
    betul sekali Mbak…
    Vio sehat..

    @Epat
    selalu Mas.. :)

    @septy
    alhamdullilah…

  28. 2008 Agustus 21

    Kita memang tidak pernah tau betapa berharga seseorang hingga kita kehilangannya… Be tough, girl.. :)

  29. 2008 Agustus 21

    Ayah dengarkanlah, aku ingin bertemu, walau hanya dalam mimpi …

    Chic … we are in the same place :(

  30. 2008 Agustus 21

    Deep poem. Semangat yah… Setidaknya gak mendengerkan Will You wait for Me – Kavana. hehe

    cheer up…

  31. 2008 Agustus 21

    mbak kirim doa aja ke pap nya….!
    “walah gw sok agamais”

    cher up

  32. 2008 Agustus 21

    hilang satu dapat satu, masih impas chi. mudah2an segera nambah lagi ,hehehe

  33. 2008 Agustus 22

    Sudah setahun ya, hmm pastinya kebesaran dan ketabahan ada disitu :)

  34. 2008 Agustus 22
    AngelNdutz permalink

    hiks….terharu Ndutz mbak….

  35. 2008 Agustus 22

    aku mah tahu
    kau terlalu kuat
    kau adalah semangat

    :)

  36. 2008 Agustus 22

    serius kok mba.. sweet banget lah pokoknya…

  37. 2008 Agustus 22

    jangan sedih yaaa….
    beliau pasti sudah sangat bangga bisa memiliki anak seberbakti kamu…..

  38. 2008 Agustus 22

    jadi ingat lirik lagu Saykoji, Ayah (Ode To My Father)

    “… jangan tangisi jangan sesali tapi hadapi
    apa yg dia katakan coba untuk kau ratapi
    walau emosi mengiringi begitu berapi-api
    kau tinggalkan dirimu akan merasa sepi

    ada yg kurang, kau salahkan dunia begitu curang
    hei kau ada di sisi jurang
    sebelum berlanjut lebih baik segera pulang
    ayahmu tetap menunggu hingga pagi menjelang”

  39. 2008 Agustus 22

    hmmmmm

    Saya baru 5 bulan ditinggalin teh…

  40. 2008 Agustus 22
    lei permalink

    hiks..terharu bgt bacanya..
    keep going strong yah :)

    salam kenal yah!

  41. 2008 Agustus 22

    harus semangat mbak…

  42. 2008 Agustus 22

    wah, pasti si ayah punya kesan mendalam bgt buat neng chic, sampe dibuatin postingan segala…

  43. 2008 Agustus 22

    *peluk Chici*

  44. 2008 Agustus 22

    semakin tinggi pohon semakin kencang angin yang menghembusnya,,
    be strong women, teh

  45. 2008 Agustus 22

    @ManusiaSuper
    yup.. kayak tulisan di banner saya itu :)

    @Rindu
    peluk-peluk Ade :)

    @dondanang
    ma kasih…

    @cinker
    selalu kok

    @didot
    saya sudah dapet dua Dot, lo kapan? :P

    @Raffael
    alhamdullilah ada.. :)

    @AngelNdutz
    peluk-peluk Nduts

    @achoey sang khilaf
    iyah.. ma kasih Kang…

    @thegands
    iya iya… hahahaha.. ma kasih ya

    @cena
    ma kasih cena.. :)

    @Manik
    wah belum pernah denger lagu itu.. :D

    @utchanovsky
    waaaaah… semangat yaaaa…

    @lei
    salam kenal juga..

    @My
    pasti! :D

    @toim
    bukannya emang harusnya gitu Bang? emang ada orang tua yang ngga meninggalkan kesan mendalam ke anaknya?

    @Menik
    ma kasih Bundaaaaa….

    @yellashakti
    peluk-peluk yella

  46. 2008 Agustus 22

    Salam knal. Mampir lansung komen.
    Wah dah setaon. Congrat ya…
    :)

  47. 2008 Agustus 23
    Leo permalink

    Syukurlah ayahmu (paling tidak dr kesan yg kamu tinggalkan) adalah ayah yg cukup bisa menorehkan kesan yg baik kepada anak2nya.
    Coz ada jutaan anak yg punya ‘bad image’ ttg ayahnya dan hal itu mempengaruhi masa depannya. Saya adalah salah 1 dr jutaan anak itu…but thank God, HE enabled me to forgive :)

  48. 2008 Agustus 24

    salam
    Girls dont cry *hug*

  49. 2008 Agustus 25

    kalo saya, 13 tahun yang lalu…

  50. 2008 Agustus 25

    semoga langgeng mpe kakek nenek ya mbak!!!

  51. 2008 Agustus 26

    Hai Mbak,
    Dance with my father juga lagu kesukaan saya sejak Bapak-ku meninggal 2 tahun yang lalu. Sama seperti yang Mbak alami, beliau pergi begitu saja tanpa sempat pamitan denganku….

    Sampai sekarang masih terasa sakit setiap kali terkenang beliau…

    Salam,
    Erwin Baja S

  52. 2008 Agustus 27

    So sad…but life must go on. :)

    I’m happy masih punya bapak :D

    Teh teh.. teh manis satu ya.hehehe…

    Panggilannya teteh aja atuh ya. Mumpung saya masih berasal dari Bandung.

    Semoga happy selalu Teh!

  53. 2008 September 6

    wah jadi kangen juga Aya…
    Semangt ya mbak…!!!

Lacak Balik & Ping Balik

  1. Today, That Makes Us Now !!! « JoEy D`JuVe’s Nest

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS